A.PENDAHULUAN.
Pelantikan Para Menteri pada Hari Rabu Tanggal
23 Pebruari 2019 sebanyak 34 menteri dan 4 pejabat lain setingkat menteri.
Ada beberapa dari 34 menteri tersebut yang mendapat
perhatian masyarakat baik dari
kapabilitasnya,kinerjanya lawan politik ,tetapi yang mendapat perhatian
masyarakat hanya beberapa orang , sedangkan selebihnya biasa-biasa saja yang
jabatannya sesuai dengan profesinya.
B.PENGANGKATAN 38 MENTERI
Pada hari Rabu
Tanggal 20 Oktober 2019 Presiden Joko Widodo telah melantik 38 Menteri dan 4
setingkat Jabatan Menteri berikut nama-namanya,sebagai berikut :
1.Menko Polhukam Mahfud MD.
2.Menko Perekonomian Airlangga
Hartanto.
3.Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B.Pandjaitan.
4.Menko PMK Muhadjir Effendy
5.Mensesneg Pratikno.
6.Mendagri Jenderal Tito Karnavian
7.Menlu Retno LP Marsudi.
8.Menhan Prabowo Subianto.
9.Menkum HAM Yasona Laoly.
10.Menkeu Sri Mulyani.
11.Menteri SDM Arifin Tasrif.
12.Memperin Agus Gumiwang Kartasasmita
.
13.Mendag Agus Suparmanto.
14.Mentan Syahrul Yasin Limpo
15.Menteri KLHK SitI Nurbaya Bakar.
16.Menhub Budi Karya Sumadi
17 Menteri KKP Edhy Prabowo.
18.Menaker Ida Fauziyah.
19.Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.
20.Menteri PUPR Basuki Hadimuljono .
21.Menkes dr.Terawan.
22.Mendikbud Nadiem Makarim .
23.Menristek
dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro.
24.Mensos Juliari Batubara.
25Menteri Agama jenderal (Purn)
Fachrul Razi.
26.Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif Wishntama.
27.Menkomimfo Jhonny G Plate,
28.Menkop UKM Teten Masduki .
29.Menteri PPPA Gusti Ayu Bintang
Darmavati.
30.MenPAN-RB Tjahyo Kumolo.
31.Menteri PPN/Kepala Bappenas.
Suharso Monoarfa.
32.Menteri ATR/KepalaBPN Sofyan Djalil .
33.Menteri BUMN Erick Thohir .
34.Mempora Zainudin
Amali .
35.Jaksa Agung ST Burhanuddin.
36.Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
37.Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
38.Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
C.PENGANGKATAN
MENTERI YANG DAPAT PERHATIAN
1.Alasan Mendapat Perhatian Masyarakat.
a.Nadiem Makarim yang ditunjuk sebagai
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,pada
hal Nadiem Makarim tidak pernah menjadi Guru dan latar belakang Pendidikannya
banyak ide-idenya membuka lapangan kerja dimasa depan dan mengetahui .kemampuan
Makarim ini diawali pembuatan Organisasi Gojek sebagai lapangan kerja baru yang
berkembang dan banyak menyedot lapangan kerja dan megetahui yang terjadi dimasa
depan terkait lapangan kerja yang dibutuhkan nanti dan lebih mengerti apa yang
ada dimasa depan kita, dan alasannya terpilih menjadi Menteri, apa yang terjadi
dimasa depan dan selama ini telah bergelut dalam bisnis yang membidangi masa
depan.penunjukan Nadiem Makarim ini merupakan pukulan kepada Para Rektor
Universitas dan para Dosen yang banyak bergelar Professor,Doktor,S2 dan S1 dari
berbagai jurusan.pada umumnya para Rektor dan Dosen hanya bisa mengajarkan
sesuai ilmu yang diperoleh selama pendidikannya,dan tidak bisa menciptakan materi
pelajaran yang berguna untuk masa depan terkait membuka lapangan kerja dimasa
depan.disamping itu diharapkan dapat membersihkan Radikalisme dilingkungan
Universitas, selama ini seperi dibiarkan saja berkembang radikalisme dikalangan
Mahasiswa yang sudah mencapai 23,5 persen. Terutama Universitas Pertanian Bogor
IPB sampai menerima mahasiswa tanpa test mahasiswa yang bisa menghapal Alquran
dan Dosennya ada yang membuat bom berdaya ledak tinggi.kedepan diharapkan
menerapkan kegiatan mahasiswa adanya dibentuk Resimen Mahasiswa sebagai
Kegiatan Mahasiswa di Kampus untuk menjaga tegaknya Ideologi Pancasila sesuai
saran Ria Mizar Ria Kudu mantan Menteri Pertahanan.
2.Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi,
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi,mendapat
sorotan masyarakat terkait Profesinya seorang Militer berpangkat Jenderal dengan Jabatan Wakil Pangab ditunjuk Presiden Joko Widodo
menjabat Menteri Agama, yang sangat jauh berbeda antara Jabatan yang disandang
dengan profesinya,mungkin penunjukannya sebagai Menteri Agama diduga lebih
berani bertindak secara tegas kepada semua lapisan masyarakat yang terpapar
Radikalisme Agama,selama ini yang menduduki Jabatan Menteri Agama kurang berani
bertindak tegas kepada kelompok Radikalisme yang biasanya diduduki dari Partai
Persatuan Pembangunan (PPP) yang berafialiasi dengan Nadlatul Ulama . Para
Radikalisme banyak memamfaatkan Mesjid dalam mengajarkan Radikalisme yang
berakibat timbulnya pertentangan Umat Muslim kelompok Nasionalis dengan Umat Muslim
yang Radikal,demikian juga kelompok radikal bertentangan dengan diluar Agama
Islam yang sering menyebut non muslim kafir sehingga tercipta situasi
Intoleransi. Sikap tindakan Presiden Joko Widodo mendapat kritikan dari
organisasi Nadlatul Ulama biasanya Jabatan Menteri Agama Jatah dari Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) dari apiliasi Nadlatul Ulama,maka pada saat
memperingati hari Santri di Surabaya tidak mengundang Menteri Agama Jenderal
(Purn) Fachrul Razi,dan yang diundang hanya Wakil Menteri Agama yang merangkap
Wakil Majelis Ulama Indonesia sebagai Anggota Organisasi Nadlatul Ulama.
D.PETUNJUK PRESIDEN ATAS TINDAKAN
RADIKALISME.
Kejadian Penusukan Menteri Polkam Wiranto
di Pandeglang ,dimana Jabatan Menteri dengan Pangkat Jenderal bintang 4 ditusuk
seorang teroris bernama Abu rara yang sangat radikal dimana Polri sudah
menangkap 50 orang radikalisme kelompok teroris. melihat tindakan tersebut
sudah banyak anggota masyarakat terpapar radikalisme baik dilingkungan
masyarakat,lingkungan Pemerintah,lingkungan Militer dan Polisi, lingkungan
Pengusaha,sehingga Presiden Joko Widodo sangat memberikan perhatian dalam
memberantas para radikal disemua lapisan masyarakat,sehingga pada waktu
penunjukan Menteri secara khusus menunjuk 5 Menteri menagani radikal yaitu Meteri Agama,Menteri
Depdikbud,Menteri Dalam Negeri,Menko Polhukam,dan menteri Penertipan Aparatur
Negara-PB guna menindak radikalisme yang melakukan perlawanan kepada
Negara,untuk radikalisme yang tidak melakukan perlawanan kepada Negara cukup
dibina kejalan yang benar. Sikap tindakan Presiden Joko Widodo mendapat
kritikan dari Din Muhammad yang menyatakan radikalisme karna lebih menuding
agama islam yang anti Pancasila harus ditolak karna anti Pancasila bukan dari
Agama Islam saja dan banyak juga organisasi yang membangun anti Pancasila dari
luar Agama Islam.hentikan secara tidak langsung radikalisme disamakan dengan
Agama Islam.
E.BERBAGAI INTANSI TERPAPAR
RADIKALISME.
1.Paham Radikalisme ini sudah banyak masuk
keberbagai Lembaga Pemerintah,menurut Menghamkam Ria Mizar Ria Kudu yaitu yang
terpapar radikalisme yaitu:
a.Mahasiswa terpapar radikal 23,4 persen.
b.Puluhan Atlet Nasional terindikasi
pengikut kelompok radikal.
c.Polri Pecat Bripda Nesti yang
sekelompok dengan penyerang Wiranto.
d.TNI terpapar radikalisme 3 persen.
e. Aparat Sipil Negara (ASN) 19,4
persen menolak Pancasila dan siap jihad.
f.Dosen IPB buat rakitan bom berdaya
ledak tinggi,bukan molotov
mengingat aliran radikal ini
sudah masuk keberbagai lapisan masyarakat baik di Pemerintahan dan Masyarakat,
Menteri Agama perlu melakukan koordinasi dengan berbagai Lembaga Pemerintah dan
Masyarakat dalam menanggulanginya secara baik.
F.5 PEJABAT MENTERI DITEKANKAN
PRESIDEN MENANGANI RADIKALISME.
Presiden Joko Widodo telah menunjuk 38 Menteri membantu Presiden dalam
melaksanakan tugasnya dari 38 Pejabat tersebut ada 4 pejabat menteri ditekankan
menangani masalah radikalisme yang banyak terdapat dibawah kekuasaannya,yang
suatu saat bila sudah besar akan menjadi lawan negara,berhubung jumlah
radikalisme belum begitu besar kekuatannya sudah tepat mulai Pemerintahan
periode pertama 2014-2019 sudah mulai ditindak mulai dicabutnya Ijin Organisasi
Hizbus Tahrir dan sampai sekarang masih banyak kegiatan radikalisme yang
menyusub keberbagai Lembaga Pemerintah dan Masyarakat,berdasarkan hal tersebut
telah menunjuk 5 Kementerian lebih serius menindak kegiatan radikalisme dalam
lingkungan kerjanya yaitu:
1.Kementerian Koordinator Politik dan
Keamanan yang menunjuk menterinya Mahfud MD,yang Mengkoordinir Menteri
Pertahanan dan Keamanan dan Ketertiban ,dan Aparat TNI terpapar radikalisme 3 persen,dan Aparat Polri pecat Bripda Nesti yang sekelompok
dengan penyerang Wiranto.
2.Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan menunjuk Nadiem Makarim sebagai Menterinya, dalan
dunia Pendidikan baik sebagai dosen dan mahasiswa banyak yang terpapar
radikalisme Mahasiswa sudah mencapi 23,4 persen.
3.Kementerian Agama yang menunjuk
Menterinya Jenderal (Purn) Fachrul Razi,yang didampingi Wakil Menterinya dari
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang
berafiliasi dengan Organisasi Nadlatul Ulama.
4.Kementerian Penertiban Apatur Negara-RB
dengan menunjuk Menterinya Cahyo Kumolo,dalam Aparatur nNegara telah terpapar
radikalisme 19,4 persen yang menolak Pancasila sebagai Dasar Negara.
5.Kementerian Dalam Negeri dengan menunjuk
Menterinya Tito Karnavian.
G.PEJABAT LAMA YANG KINERJANYA
DIANGGAP BAGUS.
Ada beberapa Pejabat Lama yang tetap dipakai
menjabat Menteri lagi karna penilaian Presiden Joko Widodo kinerjanya cukup
baik.ada jabatan yang baru sama dengan jabatan lama,ada jabatan baru berubah
dari jabatan lama yaitu :
1.Menteri Basuki Hadimuljono Jabatan baru sama dengan Jabatan lama yaitu Menteri
PUPR .
2.Airlangga Hartarto Menko Perekonomian.
3.Luhut B Pandjaitan Menko Kemaritiman dan
Investasi.
4.Tito
Karnavian dari Kapolri menjadi Menteri Dalam Negeri.
5.Retno
LP Marsudi jabatan lama dan jabatan baru sama yaitu Menteri Luar Negeri.
8.Yasonna
Laoly, abatan lama dan baru sama yaitu jabatan MenkumHAM
9.Sri
Mulyani Menteri Keuangan.
10.Agus
Gumiwang Kartasasmita Memperin.
11.Siti
Nurbaya Bakar Menteri KLHK.
12.Budi
Karya Sumadi Jabatan lama dan baru sama
yaitu Menteri Perhubungan .
13.Bambang Brodjonegoro
Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional .
15
Teten Masduki Menkop UKM
16.Tjahjo Kumolo menPAR-RB.
17Pramono Anung Sekretaris Kabinet.
18.Moedoko
Kepala Staf Kepresidenan.
H.BERBAGAI PERTANYAAN TIDAK DIJADIKAN
MENTERI
SUSI PUDJI ASTUTI
Timbul pertanyaan tidak dipakainya Mantan
Menteri Perikanan Susi Puji Astuti sebagai Menteri padahal Mantan Menteri
Perikanan Susi Puji Astuti yang terkenal baik tidak ada tersangkut korupsi dan
pernah ditawari orang lain uang sebesar berkisar Rp.5 milyar untuk menggantikan
jabatannya ditolaknya dan kinerjanya baik terutama sudah menenggelamkan lebih 500 kapal
asing yang melakukan pencurian ikan Diwilayah Indonesia tanpa ijin.termasuk 10
besar Menteri terbaik seluruh dunia,banyak pendapat masyarakat tidak menunjuk
salah satu Menterinya.banyak dugaan negatif tidak dipilihnya salah satu
Menteri,apa memang sudah tidak mau ditunjuk Menteri lagi,apakah orangnya keras
kurang mau diperintah atasannya dan mau melaksanakan tugasnya sesui seleranya
sendiri,apa tindakannya selama menjabat Menteri Perikanan banyak merugikan
masyarakat nelayan terutama para nelayan tidak boleh menggunakan Jaring Trwl
dengan ketentuan harus menggunakan kapal besar dengan ukuran tertentu yang bisa
menangkap ikan banyak sampai jauh ketengah laut,hal ini sesuai ketentuan hukum
yang berlaku dan Mantan Menteri Puji Astuti hanya melaksanakan aturan hukum,
sedangkan para nelayan hanya bisa menggunakan jaring kecil karna para nelayan
hanya memiliki kapal kecil yang bisa menangkap ikan hannya dipinggir laut yang
hasil tangkapan ikan relatif kecil ,untuk dapat menggunakan jaring ikan besar
masyarakat nelayan berkali-kali mengadakan demonstrasi di depan kantor menteri
perikanan dengan tuntutan dapat
diijinkan menggunakan jaring ikan besar untuk meningkatkan penghasilan
masyarakat nelayan tetapi Mantan Menteri Perikanan Puji Astuti tetap menolak
tuntutan masyarakat nelayan.dll.dimana tugasnya sebagai Menteri Perikanan tidak
merasa meningkat kesejahteraan masyarakat nelayan dan juga tidak meningkatkan
penghasilan Negara dari sudut Perikanan. salah satu petunjuk Presiden Joko
Widodo semua tugas Menteri harus dapat langsung dinikmati/dirasakan
masyarakat,hal ini tidak dapat dipenuhi Mantan Menteri Perikanan Susi
Pujiastuti. Presiden Joko Widodo setelah selesai melantik 38 menteri dan
pejabat lain setingkat Menteri memberikan
petunjuk kepada Para Menteri
petunjuk pertama tidak boleh korupsi,kedua tidak ada Visi dan Misi Menteri dan
yang ada hanya Visi dan Misi Presiden
dan Wakil Presiden,semua hasil tugas Menteri harus bisa dinikmati/dirasakan
masyarakat,bekerja keras.
I.LAWAN POLITIK DIPAKAI MENTERI.
Setelah selesai Pilpres dan putusnya
perkara atas Gugatan Prabowo Subianto di Mahkamah Konstitusi yang dimenangkan
Calon Presiden Joko Widodo atau Mahkamah Konstitusi Menolak Gugatan Prabowo
Subianto yang intinya Pemilihan Calon Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden
Makruf Amin sudah sesuai prosedur hukum yang ditentukan sebelumnya.setelah
Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, Joko Widodo meminta Prabowo Subianto
melakukan pertemuan untuk menenangkan para pendukungnya masing-masing dibawah,
demi menciptakan keamanan dan ketertipan ditengah-tengah masyarakat,tetapi
undangan Joko Widodo tidak dipenuhi Prabowo Subianto. Setelah beberapa bulan
kemudian undangan Joko Widodo dipenuhi untuk pertemuan di dalam Kereta Api
Cepat (KRL) pertemuanpun berlangsung dengan baik dengan harapan pendukung kedua
belah pihak ditingkat atas dan bawah menjadi baik dengan demikian tercipta
situasi dan kondisi Keamanan Negara yang
kondusip baik dikalangan Pimpinan
Pusat dan daerah. Prabowo Subianto tidak langsung diterima bergabung dalam
Pemerintahan Joko Widodo karna dipertimbangkan dulu dengan Ketua Partai Politik
yang mendukungnya ,yang awalnya Joko Widodo beserta pendukungnya menghendaki
yang dikabinet hanya pendukungnya sedangkan Prabowo Subianto beserta
pendukungnya berada diluar Pemerintah Joko Widodo sebagai Pengawas karna berada diluar
Pemerintah Tugas Mulia juga untuk
menjaga jalannya pemerintahan dengan baik.sebenarnya perbandingan yang duduk
dipemerintahan sebanyak 60 persen terdiri dari pendukung Pemerintahan Joko
Widodo yaitu Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P),Partai Golongan
Karya (golkar),Partai Nasdem,Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan
Pembangunan (PPP), sedangkan pendukung Prabowo Subianto sebesar 40 persen yang
didukung 4 Partai Politik yaitu,Partai Gerindra,Partai Keadilan Sejahtera
(PKS),Partai Demokrat,dan Partai Amanat Nasional (PAN). sebenarnya perbandingan
pendukung Pemerintahan Joko Widodo dengan pendukung pengawas sudah cukup baik
sehingga ada saling mengawasi pelaksanaan jalannya pemerintahan. Sekitar satu
bulan sebelum pelantikan Menteri Joko Widodo dan Prabowo Subianto sering
bertemu kemudian adanya perubahan sikap Joko Widodo yang intinya dapat jatah
Menteri dari lawan politiknya dan sebelum diputuskan Prabowo Subianto mjenghubungi para Ketua Partai Politik
pendukung Joko Widodo setelah ada kesepakatan untuk bergabungnya,maka Presiden
Joko Widodo menunjuk Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra sebagai
Menteri Pertahanan. Selebihnya Partai
Amanat Nasional,Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat berada Diluar
Pemerintah tidak mendapat jatah Menteri.
Mengapa hanya Partai Gerinda yang
diterima bergabung dengan Pemerintahan Joko Widodo sedangkan Partai Amanat
Nasional,Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat berada diluar Pemerintah
Joko Widodo ada dugaan pada Pemerintahan
Presiden Joko Widodo Periode 2014-2019 Partai Politik Amanat Nasional dan
Partai Keadilan Sejahtera berada Dikabinet Joko Widodo tetapi sering berlawanan
dengan Kebijakan Presiden Joko Widodo,sedangkan Partai Demokrat diduga
hubungannya kurang baik dengan Pimpinan PDI-P yang berakibat tidak menerimanya
bergabung karna Joko Widodo diusung Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan
(PDI-P).
J.KESIMPULAN DAN SARAN.
Berdasarkan hal tersebut diatas dapat di
simpulkan bahwa Presiden Joko Widodo telah melantik 34 Jabatan Menteri dan 4
jabatan setingkat Menteri.Para Menteri lama yang kinerjanya bagus tetap
menjabat Menteri.Mantan Menteri Susi Puji Astuti yang terkenal baik kinerjanya
tidak dipercaya Menjabat Menteri.ada 4 Menteri lebih ditekankan menangani
radikalisme agama yang berada dibawah kekuasaannya.
Bertalian dengan kesimpulan diatas
dapat disarankan bahwa Semua pejabat Menteri ikut memantau kegiatan radikalisme
dalam kewenangannya dan tidak hanya 4 Menteri menangani radikalisme guna
terciptanya hubungan harmonis se sama pemeluk agama yang berbeda.
Dr. Monang Siahaan, SH., MM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar