A.PENDAHULUAN
Diawali timbulnya Virus Corona di Wuhan Negara China yang menimbulkan
kematian ditengah-tengah Masyarakat yang berakib timbulnya rasa kepanikan atau
ketakutan kepada Masyarakat luas ditambah lagi setelah Virus Corona ini sudah
menyebar keseluruh Negara di-Dunia.tiap Negara di-Dunia sudah ada terkena Virus
Corona puluhan ribu jumlahnya dan ada ribuan jumlahnya yang sudah meninggal
dunia,untuk Negara Korea Selatan sudah ada dua terkena Virus Corona,di Negara
Iran mengganas Virus Corona hingga 26 orang dan Wakil Presiden Negara Iran
terkena Virus Corona.Negara Arab Saudi melarang 21 Negara akan umroh haji ditambah lagi Umat
Muslim Seluruh Gunia termasuk Warga
Masyarakat Arab Saudi ditutup untuk Umroh ke Negara Arab Saudi.Virus Corona ini
sudah mewabah keseluruh Negara di-Dunia
dan tiap Negara menutup Negaranya untuk keluar dan masuk
ke-Negaranya,guna melindungi Warga Masyarakatnya terkena Wabah Virus
Corona.akibat Virus Corona ini telah menimbulkan masalah Negatif kepada Masyarakat dan berbagai
kebutuhan Masyarakat,mulai kebutuhan kehidupan sehari-gari,kebutuhan kesehatan
untuk mencegah menjalarnya Virus Corona atau Covid-19. disamping itu ada juga
yang memampaatkan kepanikan atau ketakutan masyarakat atas Virus Corona yang
berlebihan untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan menggunakan
teori ekonomi yaitu untuk mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya dengan
modal yang sekecil-kecilnya dari masyarakat yang diliputi rasa takut yang
berlebihan.untuk itu membuat Aparat Penegak Hukum dalam hal ini melakukan
penangkapan terhadap Penimbun dan menaikkan harga barang lebih tinggi mencapai
10 kali lipat dari harga biasa.guna menjaga Keamanan dan Ketertiban
ditengah-tengah Masyarakat untuk mengurangi kepanikan dalam menghadapi Virus
Corona
B.HILANGNYA
KEBUTUHAN DARI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT.
Mengingat timbulnya kepanikan Masyarakat yang berlebihan yang merupakan
peluang bagi Pengusaha dan Pedagang yaitu :
1.Kebutuhan Masker.
Masyarakat yang menimbulkan kepanikan yang berlebihan
dimampaatkan Para Pengusaha atau
Pedagang untuk menimbun barangnya untuk menaikkan harga yang setinggi-tingginya
dengan modal serendah-rendahnya dengan harga berkisar Rp.4.000,- Rp.15.000 perkotak naik menjadi Rp.300.000 –Rp.1.500.000 naik
harganya 10 kali lipat,itupun kalau maskernya ada dipasaran
2.Kebutuhan Pokok.
Melihat kejadian di Wuhan Tingkok yang dilanda Virus Corona,anggota
Masyarakat menyerbu Pasar Swalayan untuk membeli kebutuhan sehari-hari,demikian
juga di Negara Indonasia Ibu-Ibu berlomba-lomba memborong beras dan mie yang
tahan lama disimpan untuk kebutuhan hidup bila nanti terjadi masalah besar
terkait Virus Corona.akibat memborong beras dari Swalayan dan Pasar Tradisional
telah kehabisan beras sehingga Masyarakat yang benar-benar membutuhkannya tidak
kebagian.
Presiden Joko Widodo telah
menyatakan stok beras cukup untuk
beberapa bulan kemudian untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat,Masyarakat jangan
panik soal masalah beras
3.Obat-Obatan.
Pada umumnya bila ada Impormasi dari Dokter atau pihak lainnya terkait obat yang dapat menjaga kesehatan
dari Virus Corona,katanya empon-empon
dan obat Kurkuma,langsung Masyarakat menyerbu Apotik-Apotik membeli obat
kurkuma dan empon-enpom,sampai semua apotik kehabisan obat tersebut.
4.Dunia Pariwisata
Dengan adanya Virus Corona yang melanda Dunia Internasional.untuk
melindungi warga Masyarakatnya ,Pemerintah setempat menutup Negaranya keluar
masuknya ke-Negaranya.berakibat Turis yang masuk ke Indonesia sangat berkurang
,dimana Hotel hanya sedikit yang menginap dan perusahaan rumah makan sepi
demikian juga kerajinan tangan didaerah Turis sepi dari pembeli.semua kegiatan
usaha dibidang Pariwisata mengalami
kerugian.
5.Tindakan Hukum.
Polisi telah melakukan operasi terkait penimbunan
barang Masker oleh Pengusaha dan Pedagang,telah menangkap Para Pelaku penimbun Masker dan menyita maskernya
didaerah jakarta,dengan tindakan ke-Polisian sebagai berikut:
a.Menjual Masker Yang Disita.
Polisi yang berhasil menyita
masker yang ditumpuk telah menjual kepada Masyarakat dengan harga Rp.4.000
perkotak dan uang dari hasil penjualan
Masker tersebut dijadikan Barang Bukti
untuk menggantikan Masker tersebut.
b.Menguntungkan Masyarakat.
Masyarakat yang membeli Masker
hasil penyitaan Polisi telah menyenangkan Masyarakat dapat membeli Masker
dengan hsrga murah.untuk membelinya
masyarakat antri panjang karna masker tersebut sudah tidak ada di
Apotek-Apotek sudah habis.
c.Para Pelaku Diancam Hukuman.
Para Tersangka yang ditangkap karna menimbun barang
Masker tersebut akan di proses Polisi setempat hingga sampai ke Hakim
Pengadilan dengan ancaman hukuman maksimal 5 Tahun Penjara
C.HIMBAUAN
PEMERINTAH.
Dalam menghadapi Virus Corona terutama setelah ditemukan dua orang yang
sudah positip terkena Virus Corona di Depok Jabar,yang sekarang sudah diisolasi
ke-Rumah Sakit Umum Salihin Saroso di Jakarta Utara.menambah paniknya
masyarakat menghadapi Virus Corona,hingga Pemerintah bertindak :
1.Menteri Kesehatan.
Menteri Kesehatan telah menghimbau Masyarakat jangan terlalu panik
menghadapi Virus Corona.telah menyampaikan hanya yang sakit batuk yang memakai
Masker bagi yang sehat tidak perlu pakai masker.dan Pemerintah telah
mempersiapkan ratusan rumah sakit untuk mengobservasi gejala penyakit Virus
Corona dan Pemerintah sudah mempersiapkan semua tindakan Medis dengan standart
WHO dari organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) salah satu Negara
Indonesia Anggota PBB
2.Menteri Kesehatan Menjaga Kesehatan.
Menteri Kesehatan telah memberikan untuk mencegah Virus Corona atau
Covid-19 menjaga kesehatan dengan cara
makan makanan yang bergiji,hentikan merokok.berolah raga yang cukup,bila
ada tanda-tanda terkena Virus Corona
segera bawa keRumah Sakit terdekat untuk deperiksa dari sudut Medis
3.Presiden Jokowi Menjaga Kesehatan.
Untuk mencegah sementara atas Virus Corona supaya menjaga Kesehatan
dengan melakukan olah raga yang teratur, cuci tangan dengan air berjalan,jangan
mengucak-ngucak mata jalan virus masuk dari tangan yang kurang bersih.
4.Himbauan Presiden Joko Widodo dan
Menkes.
Presiden Joko Widodo telah menghimbau masalah stok beras lebih dari
cukup untuk beberapa bulan kedepan untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat.dan
Masyarakat jangan terlalu panik menghadapi Virus Corona atau Covid-19.
5.Kurang Mendengar Himbauan Pemerintah.
Pemerintah mulai Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan telah memberikan himbauan tetapi Masyarakat
tetap merasa kepanikan yang berlebihan yang ditandai dengan memborong Masker yang berlebihan,membeli persiapan
beras,membeli obat Kurkuma hingga habis di Apotik-Apotik,penangkapan Polisi atas
penimbun Masker,dll.
D.KESIMPULAN DAN SARAN.
Berdasarkan informasi diatas dapat disimpulkan bahwa
Virus Corona telah menimbulkan kepanikan yang berlebihan. Akibat ketakutan yang
berlebihan atas Virus Corona berakibat berbagai kebutuhan yang lain naik
harganya dan kosong barangnya. Pengusaha Masker
,beras,obat kurkuma hilang dari Pasaran.
Bertalian dengan kesimpulan
diatas dapat disarankan bahwa Masyarakat yang tidak sakit tidak perlu pakai
Masker, dan jangan membeli Masker yang berlebihan dan Masyarakat jangan terlalu
khwatir menghadapi Virus Corona.
Dr. Monang Siahaan, SH., MM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar