Minggu, 19 Juli 2020

SKENARIO MENJATUHKAN PRESIDEN JOKOWI TERKAIT VIRUS CORONA

A.PENDAHULUAN.
    Negara Indonesia dilanda Virus Corona dan Masyarakat takut yang berlebihan atas ganasnya Virus Corona, sehingga Pemerintah mengambil Keputusan menerapkan PSBB guna mencegah meluasnya Virus Corona. hal ini digunakan alasan  menjatuhkan Presiden Joko Widodo dari Jabatannya karna tidak sesuai keinginannya menerapkan lockdown. Dalam menghadapi Virus Corona ini kebijakannya Pemerintah  selalu berubah-ubah sesuai kondisinya. Tetapi sekenario para pihak yang ingin menjatuhkan Presiden Joko Widodo terkait tidak akuratnya data yang terkena Virus Corona dan jumlah  korban mati. Masalah ini titik awal menyalahkan Presiden Joko Widodo dan dikembangkan lagi yang lebih luas.setelah mencapai puncak kemarahan Masyarat dan saat itu dibantu Masyarakat menjatuhkan Presiden Joko Widodo dari Jabatan resminya. disayangkan tindakan sebagian kecil Masyarakat yang ingin menjatuhkan Presiden Joko Widodo yang merupakan perbuatan makar yang dapat menghambat pembangunan ditengah-tengah Masyarakat yang sedang memusatkan perhatian menghadapi Virus Corona, justru digunakan kesempatan menjatuhkan Pemerintahan yang sah.

B.ALASAN MENJATUHKAN PRESIDEN.
Untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo dari Jabatannya yang sah dikaitkan dengan Virus Corona yang sedang mewabah diwilayah Indonesia,sebagai berikut :
     1.Skenario Data Korban Virus Corona.
        Kelompok tertentu yang ingin menjatuhkan Presiden Joko Widodo intinya bahwa Pemerintah tidak memberikan data yang benar yang terkena Virus Corona dan yang meninggal dunia,sepertinya Pemerintah ada menyembunyikan data korban Virus Corona yang sebenarnya untuk mempropokasi rakyat untuk membeci Pemerintah atau agar Masyarakat tidak percaya atas data yang diberikan Pemerintah. Inti mempropokasi Rakyat ditambah lagi penanganan Virus Corona lainnya.
      2.Lockdown.
Dalam menghadapi Virus Corona Pemerintah telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) antara lain tetap dirumah kalau tidak terpaksa jangan keluar rumah,sosial distancing atau jaga jarak,phisical distancing atau jangan bersentuhan,pakai masker dan cuci tangan dan lain-lain.kebijakan yang diambil Pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kebijakan Pemerintah  ditentang kelompok propokator yang menghendaki atau  mengusulkan dalam menghadapi Virus Corona  menerapkan Lockdown agar Masyarakat tetap dirumah yang berakibat berpengaruh kepada penghasilan Rakyat kecil terkait dagangannya tidak laku karna semua berada dirumah yang menimbulkan Rakyat kesulitan uang untuk menghidupi keluarganya sehari-hari,setelah rakyat benar-benar kesulitan uang dan lama-kelamaan kesabarannya hilang menghadapi kehidupan sehari-hari,akhirnya Rakyat akan marah dan saat itu kelompok tertentu mengajak Rakyat menjatuhkan Pemerintahan yang sah dari Jabatan Presiden yang hasil pilihan Rakyat Indonesia.
     3.Kebijakan Pemerintah Membingungkan.
Pada saat mendekati hari Lebaran Pemerintah menerapkan kebijakan Pulang Kampung boleh pulang tetapi  Mudik tidak boleh .pada hal pengertian Pulang Kampung dan Mudik sama saja yang intinya  baik Pulang Kampung dan Mudik sama saja artinya yaitu Pulang Kampung untuk bertemu dengan Keluarganya. Pada hal Masyarakat banyak yang Pulang Kampung terutama dari Kota Jakarta ke Kampung Halaman masing-masing untuk merayakan hari lebaran bersama dengan keluarga,akibat larangan mudik banyak masyarakat kecewa, Dengan kecewanya Masyarakat kepada Pemerintah akan digunakan melampiaskan kekesalanya kepada Pemerintah.
     4.New Normal
        Para Provokator menentang Kebijakan Pemerintah menerapkan New Normal atau kelonggaran yang berakibat tempat-tempat umum ramai berlalu lalang dijalan umum,Swalayan-Swalayan,Pasar Tradisional akan menambah banyak korban manusia seakan Pemerintah tidak memperdulikan Nyama Manusia akan bergelimpangan Mayat Manusia dimana saja akibat penerapan New Normal. Masyarakat hanya pasrah atas Kebijakan yang dilakukan Pemerintah
     5.Empat Alasan Menjatuhkan Pemerintah.
        Untuk menjatuhkan Pemerintah dengan Skenario Wabah Virus Corona yaitu alasan Lockdown, kebijakan membingungkan Masyarakat pulang kampung dan mudik,dan New Normal dengan ke-empat alasan tersebut yang menimbulkan kemarahan Rakyat kepada Pemerintah pada saat itu para Provokator bekerjasama dengan Rakyat menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

C.KESIMPULAN DAN SARAN.
Bertalian informasi tersebut dapat disimpulkan bahwa Kelompok tertentu atau Provokator ingin menjatuhkan Presiden RI dari Jabatan Resminya, Untuk menjatuhkan Pemerintah selalu menggunakan alasan Virus Corona. Para Provokator menyatakan  kebijakan Pemerintah tidak ada yang benar dalam menghadapi Virus Corona. Saat Rakyat marah kepada Pemerintah pada saat itu Para Provokator bergerak bersama menjatuhkan Pemerintah
                   Bertalian dengan kesimpulan diatas dapat disarankan bahwa Negara Indonesia terkena Wabah Virus Corona, Masyarakat menghadapinya rasa takut yang berlebihan dan Pemerintah mengambil berbagai langkah untuk mengatasinya,malah pihak Provokator mengambil kesempatan untuk menjatuhkan Pemerintah yang sah,justru seharusnya semua anak Bangsa bersatu menghadapi Virus Corona demi ketenangan hidup bersama.

                                                                      Dr. Monang Siahaan, SH., MM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar