A.PENDAHULUAN.
Virus Corona awalnya terjadi di Wuhan Negara Tiongkok yang banyak makan
korban yang bergelimpangan dimana-mana dalam waktu singkat,dan tidak begitu
lama Virus Corona menyebar keseluruh dunia demikian juga mewabah di
Indonesia.mengingat ketakutan Masyarakat yang berlebihan,Pemerintah segera mengambil kebijakan menerapkan PSBB terutama
tetap dirumah kalau tidak terpaksa jangan keluar rumah,Sosial
Distancing,Phisical Distansing atau jangan bersentuhan,pakai Masker ,cuci
tangan .Virus Corona ini menyebarnya begitu cepat terpaksa dihadapi sesegera
mungkin,tidak sempat Merencanakan Anggaran Pemerintah dalam menghadapi Virus
Corona tersebut.terpaksa Pemerintah untuk menghadapi Virus Corona terkait
dengan Anggaran guna membiayai semua pengeluaran berupa obat,pembangunan Rumah
Sakit Khusus Virus Corona ,memberikan bantuan sosial kepada Masyarakat
kecil,semua Anggaranya dialihkan dari Anggaran Proyek Pembangunan dalam
menghadapi Virus Corona. Prioritas utama menyelamatkan nyawa Manusia dari
keganasan Virus Corona bila nanti kondisinya normal kembali baru dilakukan
Pembangunan Proyek Pemerintah.
B.PENYEBARAN WABAH SANGAT CEPAT.
1.Penyakit Ganas
Virus Corona ini merupakan penyakit ganas yang banyak memakan korban selain terkena sakit bahkan
sampai berujung kematian yang menyebabkan Anggota Masyarakat merasa takut yang
berlebihan karena melihat warga Wuhan Negara Tiongkok banyak mayat
bergelimpangan dijalan-jalan dengan pemandangan yang menakutkan/mengerikan.
2.Penyebaranya Cukup Cepat.
Virus Corona awalnya terjadi di Wuhan Negara Tiongkok yang banyak makan
korban jiwa yang tergeletak dimana-mana
dengan pemandangan yang menyedihkan dan tidak begitu lama sekitar tiga bulan
kemudian telah menyebar keseluruh Dunia termasuk Negara Indonesia karna
penyebarannya lewat udara yang menyerangnya seluruh lapisan Masyarakat.korban
yang paling banyak pada Negara Italia,Negara Amerika
Serikat,Portugal,Rusia dan Negara lain.
3.Sifatnya Tiba-Tiba.
Virus Corona ini datangnya secara tiba-tiba dan Masyarakat
juga bersama Pemerintah menghadapinya secara tiba-tiba demikian juga dalam menghadapinya dengan
spontan atas beberapa kebijakan yang diambil dengan menerapkan PSBB,tetap
dirumah kalau tidak terpaksa tidak keluar rumah,Social Distancing atau jaga
jarak berkomunikasi dengan lawan bicara,Phisical Distansing atau jangan
bersentuhan badan dengan orang lain, pakai Masker agar batuk tidak menyebar
kemana-mana lewat udara.tindakan ini
sekedar mencegahnya karna sampai saat ini belum ditemukan obatnya.dari
sekian pilihan hanya memilih penerapan PSBB dan tidak menerapkan Lockdown yang
akibatnya lebih berat kepada Masyarakat terutama Rakyat Miskin terkait dengan
penghasilannya.
4.Tidak Ada Anggaran.
Mengingatnya datangnya Virus Corona begitu cepat Pemerintah
tidak sempat menyusun Anggaran penanggulangannya dalam APBN/APBD, pada hal
cukup banyak Anggaran yang dibutuhkan dalam menghadapi Virus Corona terutama
pembelian persediaan obat-obat,membangun rumah sakit untuk menampung pasien
Virus Corona,memberikan bantuan sosial berupa sembako dan uang kontan setiap
keluarga sebesar Rp.600 ribu dan sampai sekarang ter-Tanggal 10 Juni 2020 Pemerintah telah mengeluarkan
Anggaran lebih dari Rp.400 triliun.
5.Mengalihkan Anggaran Pembangunan.
Prinsip Pemerintah dalam menghadapi Virus Corona adalah menyelamatkan
kematian Manusia dari Virus Corona,sehingga lebih diutamakan memenuhi kebutuhan
dalam menghadapi Virus Corona.maka untuk memenuhi kebutuhan tersebut diambil
dari Anggaran Proyek-Proyek Pembangunan dialihkan penggunaannya untuk menghadapi Virus Corona .setelah mereda
Virus Corona dapat dilakukan pembangunan seperti biasanya.
6.Bersama Menghadapinya.
Dalam menghadapi Virus Corona ini Pemerintah mengajak seluruh
lapisan Masyarakat menghadapi Virus Corona,tidak boleh bersikap egois dalam
menghadapinya karna kalau ada yang tidak mau mentaati himbauan Pemerintah dalam
menerapkan PSBB seperti tetap dirumah kalau tidak terpaksa jangan keluar rumah
atau tetap dirumah saja,pakai Masker,Sosial Distancing,Phisical
Distancing.kalau tidak mau mentaati penerapan PSBB bisa menularkan Virus Corona
kepada orang lain.untuk itu demi kepentingan
kesehatan bersama perlu menjaga
diri sendiri dengan menerapkan PSBB.
C.KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan kesimpulan diatas dapat dimpulkan bahwa Virus Corona
datangnya tiba-tiba maka harus dihadapi seketika itu juga. Pemerintah tidak
sempat merencanakan Anggaran untuk menanggulanginya. Anggaran Proyek
Pembangunan sebagian dananya dialihkan untuk menghadapi Virus Corona
Bertalian dengan kesimpulan
diatas dapat disarankan bahwa Sebelum ditemukan obatnya agar Anggota Masyarakat
menjaga kesehatannya dengan menerapkan PSBB
yaitu tetap dirumah kalau tidak terpaksa jangan keluar rumah,pakai
Masker,Social Distancing atau jaga jarak dalam berkomunikasi, Phisical
Distancing atau hindari bersentuhan tubuh, cuci tangan,dan lain-lain. Mengajak
Masyarakat bersama-sama menghadapinya demi kepentingan bersama.
Dr. Monang Siahaan, SH., MM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar