Minggu, 19 Juli 2020

VIRUS CORONA DIHADAPI SECARA LANGSUNG TANPA PERENCANAAN


A.PENDAHULUAN.
     Virus Corona awalnya terjadi di Wuhan Negara Tiongkok yang banyak makan korban yang bergelimpangan dimana-mana dalam waktu singkat,dan tidak begitu lama Virus Corona menyebar keseluruh dunia demikian juga mewabah di Indonesia.mengingat ketakutan Masyarakat yang berlebihan,Pemerintah segera  mengambil kebijakan menerapkan PSBB terutama tetap dirumah kalau tidak terpaksa jangan keluar rumah,Sosial Distancing,Phisical Distansing atau jangan bersentuhan,pakai Masker ,cuci tangan .Virus Corona ini menyebarnya begitu cepat terpaksa dihadapi sesegera mungkin,tidak sempat Merencanakan Anggaran Pemerintah dalam menghadapi Virus Corona tersebut.terpaksa Pemerintah untuk menghadapi Virus Corona terkait dengan Anggaran guna membiayai semua pengeluaran berupa obat,pembangunan Rumah Sakit Khusus Virus Corona ,memberikan bantuan sosial kepada Masyarakat kecil,semua Anggaranya dialihkan dari Anggaran Proyek Pembangunan dalam menghadapi Virus Corona. Prioritas utama menyelamatkan nyawa Manusia dari keganasan Virus Corona bila nanti kondisinya normal kembali baru dilakukan Pembangunan Proyek Pemerintah.

B.PENYEBARAN WABAH SANGAT CEPAT.
     1.Penyakit Ganas
        Virus Corona ini merupakan penyakit ganas yang banyak  memakan korban selain terkena sakit bahkan sampai berujung kematian yang menyebabkan Anggota Masyarakat merasa takut yang berlebihan karena melihat warga Wuhan Negara Tiongkok banyak mayat bergelimpangan dijalan-jalan dengan pemandangan yang menakutkan/mengerikan.
     2.Penyebaranya Cukup Cepat.
        Virus Corona awalnya terjadi di Wuhan Negara Tiongkok yang banyak makan korban jiwa yang tergeletak   dimana-mana dengan pemandangan yang menyedihkan dan tidak begitu lama sekitar tiga bulan kemudian telah menyebar keseluruh Dunia termasuk Negara Indonesia karna penyebarannya lewat udara yang menyerangnya seluruh lapisan Masyarakat.korban yang paling banyak pada Negara Italia,Negara Amerika Serikat,Portugal,Rusia  dan Negara lain.
     3.Sifatnya Tiba-Tiba.
Virus Corona ini datangnya secara tiba-tiba dan Masyarakat juga bersama Pemerintah menghadapinya secara tiba-tiba  demikian juga dalam menghadapinya dengan spontan atas beberapa kebijakan yang diambil dengan menerapkan PSBB,tetap dirumah kalau tidak terpaksa tidak keluar rumah,Social Distancing atau jaga jarak berkomunikasi dengan lawan bicara,Phisical Distansing atau jangan bersentuhan badan dengan orang lain, pakai Masker agar batuk tidak menyebar kemana-mana lewat udara.tindakan ini   sekedar mencegahnya karna sampai saat ini belum ditemukan obatnya.dari sekian pilihan hanya memilih penerapan PSBB dan tidak menerapkan Lockdown yang akibatnya lebih berat kepada Masyarakat terutama Rakyat Miskin terkait dengan penghasilannya.
    4.Tidak Ada Anggaran.
Mengingatnya datangnya Virus Corona begitu cepat Pemerintah tidak sempat menyusun Anggaran penanggulangannya dalam APBN/APBD, pada hal cukup banyak Anggaran yang dibutuhkan dalam menghadapi Virus Corona terutama pembelian persediaan obat-obat,membangun rumah sakit untuk menampung pasien Virus Corona,memberikan bantuan sosial berupa sembako dan uang kontan setiap keluarga sebesar Rp.600 ribu dan sampai sekarang ter-Tanggal  10 Juni 2020 Pemerintah telah mengeluarkan Anggaran lebih dari  Rp.400 triliun.
    5.Mengalihkan Anggaran Pembangunan.
        Prinsip Pemerintah dalam menghadapi Virus Corona adalah menyelamatkan kematian Manusia dari Virus Corona,sehingga lebih diutamakan memenuhi kebutuhan dalam menghadapi Virus Corona.maka untuk memenuhi kebutuhan tersebut diambil dari Anggaran Proyek-Proyek Pembangunan dialihkan penggunaannya  untuk menghadapi Virus Corona .setelah mereda Virus Corona dapat dilakukan pembangunan seperti biasanya.
    6.Bersama Menghadapinya.
Dalam menghadapi Virus Corona ini Pemerintah mengajak seluruh lapisan Masyarakat menghadapi Virus Corona,tidak boleh bersikap egois dalam menghadapinya karna kalau ada yang tidak mau mentaati himbauan Pemerintah dalam menerapkan PSBB seperti tetap dirumah kalau tidak terpaksa jangan keluar rumah atau tetap dirumah saja,pakai Masker,Sosial Distancing,Phisical Distancing.kalau tidak mau mentaati penerapan PSBB bisa menularkan Virus Corona kepada orang lain.untuk itu demi kepentingan  kesehatan bersama perlu  menjaga diri sendiri  dengan menerapkan PSBB.

C.KESIMPULAN DAN SARAN
   Berdasarkan kesimpulan diatas dapat dimpulkan bahwa Virus Corona datangnya tiba-tiba maka harus dihadapi seketika itu juga. Pemerintah tidak sempat merencanakan Anggaran untuk menanggulanginya. Anggaran Proyek Pembangunan sebagian dananya dialihkan untuk menghadapi Virus Corona
                Bertalian dengan kesimpulan diatas dapat disarankan bahwa Sebelum ditemukan obatnya agar Anggota Masyarakat menjaga kesehatannya dengan menerapkan PSBB  yaitu tetap dirumah kalau tidak terpaksa jangan keluar rumah,pakai Masker,Social Distancing atau jaga jarak dalam berkomunikasi, Phisical Distancing atau hindari bersentuhan tubuh, cuci tangan,dan lain-lain. Mengajak Masyarakat bersama-sama menghadapinya demi kepentingan bersama.

                                                                      Dr. Monang Siahaan, SH., MM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar