A.PENDAHULUAN
Virus Corona ini mulai timbul sekitar Bulan Januari 2020 dari Kota Wuhan
Negara Tiongkok,dan Virus Corona ini awalnya banyak menimbulkan kematian
terutama yang sudah Tua dan kematian manusia sangat mengerikan dan
menakutkan.pada awalnya tidak begitu menanggapinya hingga virus corona ini
menyebar ke-Dunia, dan awalnya hanya terkena positif Virus Corona dan
berkembang mulai ada yang mati satu dua orang
dan menyebar ke-Dunia Negara yang paling berat yang tertimpa Virus
Corona diawali Negara Iran dan Negara Italia saat ini ter-Tanggal 25 Maret 2020
tiap hari ada yang mati 700 orang dan Negara Indonesia yang terkena Virus Corona 686 dan yang
mati 55 orang,Negara Indonesia sudah menambah kepanikan sampai Presiden
Joko Widodo mengeluarkan himbauan yaitu :
1.Sholat Kemesjid tiap hari jumat ,Kegereja tiap Minggu ditunda demikian
juga agama lain.
2.Menjaga jarak bertatap muka
3.Cuci tangan.
4.Kurangi keluar rumah
5.Larangan berkerumun ditempat
keramaian.
5.Dll.
B.KONDISI SAKIT.
Seseorang yang Positif terkena Virus Corona langkah yang diambil yaitu :
1.Dibawa Kerumah Sakit
2.Ditempatkan di daerah tertentu atau di Isolasi.
3.Tidak bisa dilihat Saudaranya baik Anak,Isteri,Bapak dan pihak lain
dikwatirkan tertular nanti. Dalam arti tidak bisa mendampingi untuk merawatnya
selama sakit.
4.Demikian juga teman dan Keluarga Dekat lainnya dan Sahabatnya tidak
bisa menjenguknya.
C.MENINGGAL DUNIA.
Seseorang yang terkena Virus Corona setelah diobati semaksimal mungkin
akhirnya Meninggal Dunia ,maka yang paling menyedihkan/memilukan antara lain :
1.Keluarga Dekat.
Keluarga Dekat yaitu Bapak,Isteri,dan Anak dan Keluarga dekat lainnya
tidak bisa bertemu sebagai pertemuan terakhir sampai selamanya. Tidak bisa
melampiaskan kesedihannya didekat Jenasah dengan menangisi sepuasnya terutama
Masyarakat Batak ber-Agama Kristen kalau
ada yang mati bisa 1-5 hari ditaruh dirumah dengan berbagai acara adat
dilakukan,pakaiannya tidak boleh diganti dan pakaian yang dipakai dirumah sakit
itu yang dipakai sampai kekuburan..
2.Pengunjung.
Para Pengunjung tidak ada yang berani
mendekatinya semua tidak ada yang berani datang mungkin hanya menyampaikan
Ucapan Turut Berduka Cita lewat Surat atau lewat wash-up.
3.Penguburan.
Pada saat penguburan tidak ada yang
mengantar sampai ketempat terakhir/kuburan.biasanya Jenasah banyak yang
mengantar sampai kekuburan.
4.Agama Islam.
Seseorang yang meninggal dunia karna Virus Corona beragama Islam
demikian juga semua keluargannya ber-Agama Islam tidak bisa dilakukan antara
lain :
a.Memandikan jenasahnya tidak bisa
dilakukan.
b.TIdak bisa mengganti pakaiannya
dengan Kain Kapan Warna Putih.
c.Disamping tdk ada yg melihat juga
tidak ada yang mengantar sampai kekuburan.
D.GUNA MENJAGA KESEHATAN YANG
DITINGGAL.
Tindakan yang diambil untuk menjaga Masyarakat yang masih sehat jangan
sampai tertular Virus Corona dengan harapan :
1.Seseorang yang sudah Meninggal Dunia diikhlaskan saja biarlah yang
bersangkutan diterima Disisi Tuhan Yang
Maha Kuasa,karna tidak dilakukan sebagaimana biasanya Dimandikan,di Kafani
dengan Kain Putih, bukan disengaja tetapi karna adanya Wabah Virus Corona yang
sangat menakutkan Masyarakat.
2.Anggota Keluarga yang ditinggalkan masih bisa melanjutkan
kehidupannya,guna membina keluarganya sampai akhir hidupnya sebagai penerus
Generasi Bangsa.
3.Semua tindakan yang biasa dilakukan antara
lain,ditangisi,dimandiin,dikapani dengan kain putih tidak dilakukan karna takut
menular Virus Corona kepada yang masih sehat,alasan tersebut dapat diterima
Masyarakat dengan harapan Jenasah biarlah hidup tenang diperistirahatannya
terakhir dan keluarga yang ditinggalkannya semoga sehat mengarungi kehidupanya.
E.KESIMPULAN DAN SARAN.
Berdasarkan informasi diatas dapat disimpulkan bahwa
Positif terkena Virus Corona di-Isolasi ,tidak bisa didampingi keluarganya
dirumah sakit. Mati akibat Virus Corona tidak bisa ditangisi dekat
muka jenasah ,tidak bisa dimandiin,dan dikafani dengan kain putih.
Bertalian dengan kesimpulan diatas dapat disarankan
jangan terlalu bersedih karna tidak bisa melampiaskan kesedihannya sebagai
pertemuan terakhir selama-lamanya dengan yang dicintainya, semua itu dilakukan
untuk menghindari dari menularnya Virus Corona yang paling ditakuti masyarakat.
Dr. Monang Siahaan, SH., MM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar