Minggu, 19 Juli 2020

SAKIT HINGGA MATI KARENA VIRUS CORONA SANGAT MEMILUKAN BAGI KELUARGA YANG MENCINTAINYA


A.PENDAHULUAN
      Virus Corona ini mulai timbul sekitar Bulan Januari 2020 dari Kota Wuhan Negara Tiongkok,dan Virus Corona ini awalnya banyak menimbulkan kematian terutama yang sudah Tua dan kematian manusia sangat mengerikan dan menakutkan.pada awalnya tidak begitu menanggapinya hingga virus corona ini menyebar ke-Dunia, dan awalnya hanya terkena positif Virus Corona dan berkembang mulai ada yang mati satu dua orang  dan menyebar ke-Dunia Negara yang paling berat yang tertimpa Virus Corona diawali Negara Iran dan Negara Italia saat ini ter-Tanggal 25 Maret 2020 tiap hari ada yang mati 700 orang dan Negara Indonesia yang terkena  Virus Corona 686  dan yang  mati 55 orang,Negara Indonesia sudah menambah kepanikan sampai Presiden Joko Widodo mengeluarkan himbauan yaitu :
     1.Sholat Kemesjid tiap hari jumat ,Kegereja tiap Minggu ditunda demikian juga agama lain.
   2.Menjaga jarak bertatap muka
     3.Cuci tangan.
     4.Kurangi keluar rumah
         5.Larangan berkerumun ditempat keramaian.
         5.Dll.

B.KONDISI SAKIT.
   Seseorang yang Positif terkena Virus Corona langkah yang diambil yaitu :
    1.Dibawa Kerumah Sakit
    2.Ditempatkan di daerah tertentu atau di Isolasi.
    3.Tidak bisa dilihat Saudaranya baik Anak,Isteri,Bapak dan pihak lain dikwatirkan tertular nanti. Dalam arti tidak bisa mendampingi untuk merawatnya selama sakit.
     4.Demikian juga teman dan Keluarga Dekat lainnya dan Sahabatnya tidak bisa menjenguknya.

C.MENINGGAL DUNIA.
   Seseorang yang terkena Virus Corona setelah diobati semaksimal mungkin akhirnya Meninggal Dunia ,maka yang paling menyedihkan/memilukan antara lain :
     1.Keluarga Dekat.
        Keluarga Dekat yaitu Bapak,Isteri,dan Anak dan Keluarga dekat lainnya tidak bisa bertemu sebagai pertemuan terakhir sampai selamanya. Tidak bisa melampiaskan kesedihannya didekat Jenasah dengan menangisi sepuasnya terutama Masyarakat Batak ber-Agama Kristen  kalau ada yang mati bisa 1-5 hari ditaruh dirumah dengan berbagai acara adat dilakukan,pakaiannya tidak boleh diganti dan pakaian yang dipakai dirumah sakit itu yang dipakai sampai kekuburan..
      2.Pengunjung.
         Para Pengunjung tidak ada yang berani mendekatinya semua tidak ada yang berani datang mungkin hanya menyampaikan Ucapan Turut Berduka Cita lewat Surat atau lewat wash-up.
      3.Penguburan.
         Pada saat penguburan tidak ada yang mengantar sampai ketempat terakhir/kuburan.biasanya Jenasah banyak yang mengantar sampai kekuburan.
      4.Agama Islam.
        Seseorang yang meninggal dunia karna Virus Corona beragama Islam demikian juga semua keluargannya ber-Agama Islam tidak bisa dilakukan antara lain :
         a.Memandikan jenasahnya tidak bisa dilakukan.
         b.TIdak bisa mengganti pakaiannya dengan Kain Kapan Warna Putih.
         c.Disamping tdk ada yg melihat juga tidak ada yang mengantar sampai kekuburan.

D.GUNA MENJAGA KESEHATAN YANG DITINGGAL.
    Tindakan yang diambil untuk menjaga Masyarakat yang masih sehat jangan sampai tertular Virus Corona dengan harapan :
     1.Seseorang yang sudah Meninggal Dunia diikhlaskan saja biarlah yang bersangkutan diterima Disisi Tuhan  Yang Maha Kuasa,karna tidak dilakukan sebagaimana biasanya Dimandikan,di Kafani dengan Kain Putih, bukan disengaja tetapi karna adanya Wabah Virus Corona yang sangat menakutkan Masyarakat.
      2.Anggota Keluarga yang ditinggalkan masih bisa melanjutkan kehidupannya,guna membina keluarganya sampai akhir hidupnya sebagai penerus Generasi Bangsa.
     3.Semua tindakan yang biasa dilakukan antara lain,ditangisi,dimandiin,dikapani dengan kain putih tidak dilakukan karna takut menular Virus Corona kepada yang masih sehat,alasan tersebut dapat diterima Masyarakat dengan harapan Jenasah biarlah hidup tenang diperistirahatannya terakhir dan keluarga yang ditinggalkannya semoga sehat mengarungi kehidupanya.

E.KESIMPULAN DAN SARAN.
Berdasarkan informasi diatas dapat disimpulkan bahwa Positif terkena Virus Corona di-Isolasi ,tidak bisa didampingi keluarganya dirumah sakit. Mati akibat Virus Corona tidak bisa ditangisi  dekat  muka jenasah ,tidak bisa dimandiin,dan dikafani dengan kain putih.
                 Bertalian   dengan kesimpulan diatas dapat disarankan jangan terlalu bersedih karna tidak bisa melampiaskan kesedihannya sebagai pertemuan terakhir selama-lamanya dengan yang dicintainya, semua itu dilakukan untuk menghindari dari menularnya Virus Corona yang paling ditakuti masyarakat.

                                                            Dr. Monang Siahaan, SH., MM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar