Minggu, 19 Juli 2020

FADLI ZON BUTA DAN TULI ATAS KEBIJAKAN JOKO WIDODO TERKAIT VIRUS CORONA


A.PENDAHULUAN.
    Fadli Zon Kader Partai Gerindra sebagai  Anggota DPR RI periode 2014-2019 tetapi dalam kanpanye Pilpres yang bersaing Presiden Joko Widodo dengan Wakil Makruf Amin dengan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI dan Wakilnya Sandiaga Uno .selama kampanye sering menjelek-jelekkan Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Joko Widodo terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Makruf Amin.Piriode 2019-2024.setelah Pileg 2019-2024 kelihatannya Fadli Zon tidak terpilih,sering memberikan komentar negatif akan Kepemimpinan Presiden Joko Widodo terutama dalam menghadapi Virus Corona sejak bulan Ferbruai 2020 dan dalam menghadapi Virus Corona masyarakat penuh kekwatiran/panik atas keganasan Virus Corona yang banyak terkena Virus Corona hingga memakan korban mati, berdasarkan hal tersebut untuk menghadapi Virus Corona Presiden Joko Widodo mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menghindari Virus Corona. Virus Corona tidak bisa dilawan hanya bisa dihindari dengan berbagai tindakan guna melindungi Masyarakat dari serangan Virus Corona atau Covid 19, hanya saja Masyarakat sudah dihimbau menjaga jarak dengan temannya tetapi tetap melanggar kebijakan Presiden Joko Widodo, sehingga Virus Corona bukannya berkurang malah bertambah terus ter-Tanggal 1 April  2020 sudah mencapai 1667  terkena Virus Corona dan yang meninggal dunia 87 orang, dan Pemerintah tidak bisa memperkirakan kapan berakhirnya wabah Virus Corona atau Covid-19 ini.

B.KRITIKAN FADLI ZON.
    Dalam kondisi menghadapi virus corona ,Fadli Zon masih sempat-sempatnya mengkritik kinerja Presiden Joko Widodo yang tidak terkait dengan virus corona,antara lain :
     1.Nilai rupiah jatuh
     2.IHSG rontok.
     3.Korban Virus Corona Bertambah.

 C.TANGGAPAN ATAS TUDINGAN FADLI ZON
Masalah nilai rupiah jatuh hampir semua negara mengalaminya karena wabah virus corona sangat besar pengaruhnya kebidang ekonomi,dimana anggota masyarakat kecil sangat sulit  tingkat ekonominya ,pada umumnya dagangannya tidak ada yang beli terkaIt kebijakan presiden joko widodob agar masyarakat tinggal dirumah kalau tidak terpaksa tidak keluar rumah untuk mencegah berkembangnya Virus Corona.demikian juga IHSG rontok.walaupun Pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan untuk mencegah berkembang Virus Corona tetap juga Korban Virus Corona Bertambah.
               Fadli Zon tidak pantas hanya mengkritik korban virus corona bertambah terus,seharusnya memberikan masukan mengatasi Virus Corona dan semua Anak Bangsa indonesia harus bersama-sama menghadapinya sesuai apa yang bisa dilakukan. Negara Indonesia masih jauh lebih bagus menghadapi Virus Corona dibandingkan dengan Negara lain , Negara Indonesia terkena virus corona berkisar diatas 1.667 orang Tertanggal 1 April 2020 dan yang mati sekitar 80 orang lebih sedangkan Negara Italia yang  terkena virus corona mencapai 12.000 orang yang mati Negara Amerika 4.000 orang mati , maka Negara Indonesia jauh lebih rendah korban mati hanya diatas 80 orang .

D.KEBIJAKAN/HIMBAUAN PRESIDEN JOKO WIDODO.
    Untuk menghadapi virus corona tidak menerapkan Lockdown belum tentu lebih baik, hanya  mengambil  kebijakan /himbauan kepada Masyarakat antara lain :
    1.Menjaga jarak berhubungan sesama teman dan Masyarakat.
    2.Membatalkan perjalanan 28 Kereta Api dalam jarak jauh mulai Tanggal.1 April – 1 Mei 2020
    3.Tetap berada dalam rumah,bila tidak terpaksa tidak perlu keluar dari rumah.
    4.memberikan bantuan sosial kepada masyarakat miskin tiap keluarga Rp.1 juta untuk menghadapi kesulitan keuangan,mengingat daganganya tidak laku terkait kebijakan agar Masyarakat tinggal dirumah,menjaga jarak berkomunikasi dan menjaga pisik tdk bersentuhan dengan orang lain guna menjaga tidak menularnya virus corona ditengah-tengah Masyarakat.
    5.Listrik 400 Watt   kebawah Masyarakat digratiskan selama 3 bulan.
    6.Masih banyak lagi kebijakan yang diambil Presiden Joko Widodo dalam menghadapi meluasnya virus corona dengan harapan virus corona dapat berkurang bahkan hilang.

E.BUTA DAN TULI ATAS KEBIJAKAN PRESIDEN.
    Fagli Zon buta dan tuli atas kebijakan yang diambil Presiden Joko Widodo dalam menghadapi wabah Virus Corona. Hanya memberikan kritikan yang tidak membangun,masih sempat-sempatnya mengkritik Negatif atas kinerja Presiden Joko Widodo dari sudut Ekonomi,Anjloknya IHSG , ditengah-tengah keseriusan Pemerintah bersama-sama Masyarakat menghadapi Virus Corona.

F.BANTUAN SOSIAL
    Untuk menghadapi wabah Virus Corona berdampak besar kepada Pengusaha dan Masyarakat miskin terkait kesulitan uang Karna Pedagang Kecil seperti Pedagang Baso,Sate, dll tidak ada yang membeli dagangannya, semua jalan sepi karna himbauan pemerintah tetap berada dirumah,atas kesulitan uang tersebut Pemerintah dan Masyarakat memberi bantuan sosial sebagai berikut :
    1.Pemerintah.
       Presiden Joko Widodo telah memberikan bantuan kepada Masyarakat miskin tiap keluarga Rp.1 juta.
   2.Anggota Masyarakat.
Banyak Anggota Masyarakat turut berpartisipasi membantu mengurangi penderitaan Rakyat  kecil terutama memberi bantuan berupa Makanan dan Uang dengan membuka Tabungan untuk dapat menyalurkan bantuan kepada Masyarakat. Sepengetahuan Saya Fadli Zon tidak ada memberi bantuan kepada Masyarakat Miskin yang membuktuhkannya hanya melontarkan kritik negatif kepada Presiden Joko Widodo dengan harapannya gagal menjalankan tugasnya Memimpin Rakyat Indonesia.

G.KESIMPULAN DAN SARAN.
         Berdasarkan informasi diatas dapat disimpulkan bahwa Presiden Joko Widodo telah banyak mengambil kebijakan dalam menghadapi Virus Corona
                 Bertalian dengan kesimpulan diatas dapat disarankan bahwa Fadli Zon jangan buta dan tuli atas kebijakan yang diambil Presiden Joko Widodo dalam menghadapi Virus Corona,dan Fadli Zon jangan hanya mengkritik negatif kepada Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam kondisi Pemerintah sedang  sibuk menghadapi Virus Corona.

                                                             Dr. Monang Siahaan, SH., MM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar