A.PENDAHULUAN.
Fadli Zon Kader Partai Gerindra
sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2019
tetapi dalam kanpanye Pilpres yang bersaing Presiden Joko Widodo dengan Wakil
Makruf Amin dengan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI dan Wakilnya
Sandiaga Uno .selama kampanye sering menjelek-jelekkan Calon Presiden Joko
Widodo dan Calon Joko Widodo terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden
Makruf Amin.Piriode 2019-2024.setelah Pileg 2019-2024 kelihatannya Fadli Zon
tidak terpilih,sering memberikan komentar negatif akan Kepemimpinan Presiden
Joko Widodo terutama dalam menghadapi Virus Corona sejak bulan Ferbruai 2020
dan dalam menghadapi Virus Corona masyarakat penuh kekwatiran/panik atas
keganasan Virus Corona yang banyak terkena Virus Corona hingga memakan korban
mati, berdasarkan hal tersebut untuk menghadapi Virus Corona Presiden Joko
Widodo mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menghindari Virus Corona. Virus
Corona tidak bisa dilawan hanya bisa dihindari dengan berbagai tindakan guna
melindungi Masyarakat dari serangan Virus Corona atau Covid 19, hanya saja
Masyarakat sudah dihimbau menjaga jarak dengan temannya tetapi tetap melanggar
kebijakan Presiden Joko Widodo, sehingga Virus Corona bukannya berkurang malah
bertambah terus ter-Tanggal 1 April 2020
sudah mencapai 1667 terkena Virus Corona
dan yang meninggal dunia 87 orang, dan Pemerintah tidak bisa memperkirakan
kapan berakhirnya wabah Virus Corona atau Covid-19 ini.
B.KRITIKAN FADLI ZON.
Dalam kondisi menghadapi virus corona
,Fadli Zon masih sempat-sempatnya mengkritik kinerja Presiden Joko Widodo yang
tidak terkait dengan virus corona,antara lain :
1.Nilai rupiah
jatuh
2.IHSG rontok.
3.Korban Virus
Corona Bertambah.
C.TANGGAPAN ATAS
TUDINGAN FADLI ZON
Masalah nilai rupiah
jatuh hampir semua negara mengalaminya karena wabah virus corona sangat besar
pengaruhnya kebidang ekonomi,dimana anggota masyarakat kecil sangat sulit tingkat ekonominya ,pada umumnya dagangannya
tidak ada yang beli terkaIt kebijakan presiden joko widodob agar masyarakat tinggal
dirumah kalau tidak terpaksa tidak keluar rumah untuk mencegah berkembangnya
Virus Corona.demikian juga IHSG rontok.walaupun Pemerintah telah mengambil
berbagai kebijakan untuk mencegah berkembang Virus Corona tetap juga Korban
Virus Corona Bertambah.
Fadli Zon tidak pantas hanya
mengkritik korban virus corona bertambah terus,seharusnya memberikan masukan
mengatasi Virus Corona dan semua Anak Bangsa indonesia harus bersama-sama
menghadapinya sesuai apa yang bisa dilakukan. Negara Indonesia masih jauh lebih
bagus menghadapi Virus Corona dibandingkan dengan Negara lain , Negara
Indonesia terkena virus corona berkisar diatas 1.667 orang Tertanggal 1 April
2020 dan yang mati sekitar 80 orang lebih sedangkan Negara Italia yang terkena virus corona mencapai 12.000 orang
yang mati Negara Amerika 4.000 orang mati , maka Negara Indonesia jauh lebih
rendah korban mati hanya diatas 80 orang .
D.KEBIJAKAN/HIMBAUAN PRESIDEN JOKO WIDODO.
Untuk menghadapi virus corona tidak
menerapkan Lockdown belum tentu lebih baik, hanya mengambil
kebijakan /himbauan kepada Masyarakat antara lain :
1.Menjaga jarak
berhubungan sesama teman dan Masyarakat.
2.Membatalkan perjalanan 28 Kereta Api
dalam jarak jauh mulai Tanggal.1 April – 1 Mei 2020
3.Tetap berada
dalam rumah,bila tidak terpaksa tidak perlu keluar dari rumah.
4.memberikan bantuan sosial kepada
masyarakat miskin tiap keluarga Rp.1 juta untuk menghadapi kesulitan
keuangan,mengingat daganganya tidak laku terkait kebijakan agar Masyarakat
tinggal dirumah,menjaga jarak berkomunikasi dan menjaga pisik tdk bersentuhan
dengan orang lain guna menjaga tidak menularnya virus corona ditengah-tengah
Masyarakat.
5.Listrik 400
Watt kebawah Masyarakat digratiskan
selama 3 bulan.
6.Masih banyak lagi kebijakan yang diambil
Presiden Joko Widodo dalam menghadapi meluasnya virus corona dengan harapan
virus corona dapat berkurang bahkan hilang.
E.BUTA DAN TULI ATAS KEBIJAKAN PRESIDEN.
Fagli Zon buta dan tuli atas kebijakan yang
diambil Presiden Joko Widodo dalam menghadapi wabah Virus Corona. Hanya
memberikan kritikan yang tidak membangun,masih sempat-sempatnya mengkritik
Negatif atas kinerja Presiden Joko Widodo dari sudut Ekonomi,Anjloknya IHSG ,
ditengah-tengah keseriusan Pemerintah bersama-sama Masyarakat menghadapi Virus
Corona.
F.BANTUAN SOSIAL
Untuk menghadapi wabah Virus Corona
berdampak besar kepada Pengusaha dan Masyarakat miskin terkait kesulitan uang
Karna Pedagang Kecil seperti Pedagang Baso,Sate, dll tidak ada yang membeli
dagangannya, semua jalan sepi karna himbauan pemerintah tetap berada dirumah,atas
kesulitan uang tersebut Pemerintah dan Masyarakat memberi bantuan sosial
sebagai berikut :
1.Pemerintah.
Presiden Joko Widodo telah memberikan
bantuan kepada Masyarakat miskin tiap keluarga Rp.1 juta.
2.Anggota
Masyarakat.
Banyak Anggota
Masyarakat turut berpartisipasi membantu mengurangi penderitaan Rakyat kecil terutama memberi bantuan berupa Makanan
dan Uang dengan membuka Tabungan untuk dapat menyalurkan bantuan kepada
Masyarakat. Sepengetahuan Saya Fadli Zon tidak ada memberi bantuan kepada
Masyarakat Miskin yang membuktuhkannya hanya melontarkan kritik negatif kepada
Presiden Joko Widodo dengan harapannya gagal menjalankan tugasnya Memimpin
Rakyat Indonesia.
G.KESIMPULAN DAN SARAN.
Berdasarkan informasi diatas dapat
disimpulkan bahwa Presiden Joko Widodo telah banyak mengambil kebijakan dalam
menghadapi Virus Corona
Bertalian dengan kesimpulan
diatas dapat disarankan bahwa Fadli Zon jangan buta dan tuli atas kebijakan
yang diambil Presiden Joko Widodo dalam menghadapi Virus Corona,dan Fadli Zon
jangan hanya mengkritik negatif kepada Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam
kondisi Pemerintah sedang sibuk
menghadapi Virus Corona.
Dr. Monang Siahaan, SH., MM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar