Sabtu, 18 Juli 2020

BUPATI NDUGA PAPUA WENTIUS MENGUNDURKAN DIRI TERKAIT KEAMANAN YANG TIDAK KONDUSIF


       A.PENDAHULUAN.
            Bupati Nduga Papua  Wentius  mengundurkan diri (berita Metro TV.jam 17.45.Jumat Tanggal 27 Desember 2019), Alasan  banyaknya korban pembunuhan di Daerah Kabupaten Nduga Propinsi Papua,adanya penembakan Sopir Bupati Nduga dan banyak penembakan Masyarakat lainnya yang mencemaskan kehidupan masyarakat  yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Pejabat Daerah setempat mengusulkan supaya penarikan Militer yang ditugaskan menjaga daerah tersebut tanpa memikirkan resiko yang lebih besar yang timbul bila Militer ditarik  dari Daerah tersebut.bila hal tersebut terjadi terus terganggunya keamanan dan ketertiban mungkin Pemerintah Pusat akan menempatkan Pasukan Militer yang lebih banyak lagi  untuk menjaga gangguan dari Masyarakat Sipil bersenjata.

     B.PENARIKAN MILITER ?
        1.Penarikan Militer dari Nduga Papua sama memberikan kesempatan untuk Merdeka Rakyat Papua, pada hal dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah diputuskan seluruh Wilayah Papua sudah masuk Indonesia tanpa kecuali.keputusan PBB tidak boleh diganggu gugat lagi ingin keluar dari Indonesia dengan menuntut kemerdekaan sendiri.untuk itu Militer yang ditenpatkan di Papua sesuai kebutuhan dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Papua.
        2.Apa Bisa Memberi Jaminan
           Masyarakat setempat tidak bisa memberi jaminan Keamanan dan Ketertiban sebagai  Masyarakat Papua, bila situasinya nanti sudah normal baru bisa diserahkan kepada Masyarakat setempat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban.
        3.Diduga Kelompok Kriminal Bersenjata.
Ada dugaan ditengah-tengah Masyarakat masih ada kelompok Kriminal Bersenjata,bila ada ditemukan supaya segera ditangkap Pemerintah dan ditindak sesuai proses hukum yang berlaku dengan menghormati Asas Praduga Tidak Bersalah atau Asas Presumption of Innocence dan Asas Equality Before the Law atau persamaan hak didepan hukum dalam arti siapa yang melakukan kejahatan baik Pejabat, Pengusaha Kaya,Kelompok Masyarakat Bersenjata ditindak sesuai hukum yang berlaku.
        4.Merdeka.
           Masyarakat Sipil Bersenjata ini diduga sekelompok kecil yang ingin melepaskan dari Negara Indonesia dengan membentuk Negara sendiri dengan harapan mereka sendiri yang memimpin dan melakukan pembangunan didaerah tersebut. Kelompok kecil ini harus ditindak tegas agar tidak mengganggu msyarakat setempat. Kelompok kecil ini tidak penting bagi mereka melihat  keberhasilan pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo apalagi melihat banyaknya pendatang kedaerah Papua,yang penting bagi kelompok kecil Merdeka. Untuk itu Keamanan dan Ketertiban perlu dijaga terus suatu saat kelompok kecil akan sadar sia-sia tindakan Mereka selama ini yang tidak mungkin mencapai kemerdekaan sendiri. Dan akan bersatu menjaga keamanan dan ketertiban didaerah Nduga.

  C.PEJABAT DAERAH DARI MILITER.
           Untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban didaerah supaya Para Pejabat Daerah dari Militer  mulai  Bupati, Camat, Kepala Desa dan Pejabat tertentu di  Nduga  untuk menjaga keamanan khusus daerah yang banyak ganguan keamanan seperti diterapkan di Daerah Timor-Timur dulu, dan tidak lama tercipta keamanan dan ketertiban dengan baik dikalangan masyarakat  dengan bersama menjaga semua gangguan yang datang dari berbagai pihak yang ingin memecah belah masyarakat Nduga .para pejabat setempat yang berlatar belakang Militer melatih masyarakat cara menangkal segala gangguan yang timbul ditengah-tengah Masyarakat yang datang dari kelompok kecil yang diduga masih ada ditengah-tengah masyarakat.

       D.KESIMPULAN DAN SARAN.
           Berdasarkan hal tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa Adanya penembakan Sopir Bupati dan Masyarakat yang menganggu Keamanan dan Ketertiban di Daerah Nduga. Masyarakat menimbulkan ketakutan dan kecemasan. Masyarakat menghendaki Militer dari Daerah Nduga. Penarikan Militer menimbulkan masalah lebih besar.
                      Bertalian dengan kesimpulan diatas dapat disarankan Pasukan Militer tetap berada di Nduga untuk menjaga Keamanan dan ketertiban. semua pejabat daerah dari militer.diharapkan masyarakat setempat tidak terpengaruh atas ajakan kelompok kecil masyarakat untuk bergabung berjuang untuk merdeka.

                                                                    Dr. Monang Siahaan, SH., MM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar